![]() |
| Prosesi pengukuhan pengurus MUI Kabupaten Cianjur masa khidmat
2019 - 2024 oleh Ketua Umum MUI Provinsi Jawa Barat di Pancaniti Pendopo Cianjur, Jumat (24/01/2020) | photo: cianjurtoday |
PENGURUS Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Cianjur masa khidmat 2019 - 2024 telah dikukuhkan oleh Ketua Umum MUI Provinsi Jawa Barat di Pancaniti Pendopo Cianjur, Jumat (24/01/2020). Pengukuhan ini dihadiri oleh Plt. Bupati Cianjur, H. Herman Suherman. Hadir pulu unsur Forkopimda, para alim ulama, para kepala OPD, para Camat serta undangan lainnya.
Sebanyak 178 orang pengurus MUI Kabupaten Cianjur masa khidmat 2019 – 2024 dilantik dan dikukuhkan oleh Ketua Umum MUI Provinsi Jawa Barat, Prof. Dr. K.H Rahmat Syafe’i, MA, di Taman Pancaniti Cianjur.
Dalam kesempatan itu Plt Bupati menyampaikan berharap MUI Kabupaten Cianjur ke depannya mampu secara terus menerus mengembangkan peran dan fungsinya untuk mengamalkan ajaran Islam dan menggalang ukhuwah islamiyah demi terwujudnya masyarakat yang berkualitas (khaira ummah), dan negara yang aman, damai, adil dan makmur rohaniah dan jasmaniah yang diridlai Allah swt (baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur).
Plt Bupati menjelaskan, MUI bisa memberikan bimbingan dan tuntunan kepada ummat Islam agar tercipta kondisi kehidupan bergama yang bisa menjadi landasan yang kuat dan bisa mendorong terwujudnya masyarakat yang berkualitas, menjadi penghubung antara ulama dan umara dan penterjemah timbal balik antara pemerintah dan umat guna mencapai masyarakat berkualitas yang diridhai Allah SWT.
Terakhir Plt Bupati berharap, bahwa MUI kabupaten Cianjur yang saat telah dikukuhkan kepengurusannya bisa terus eksis dan berperan secara aktif dalam upaya menjaga dan mewujudkan kehidupan ummat beragama yang lebih kondisif di kabupaten cianjur. dalam perspektif demikian, kehadiran mui bersama pemerintah sejatinya akan lebih terbangun synergitas dan bahu membahu mewujudkan sebuah tatanan masyarakat yang shaleh, yang diridlai allah dan penuh ampunan Allah.
Sementara itu, dalam sambutannya, Ketua Umum MUI Kabupaten Cianjur, Drs. KH. R. Abdul Rauf, mengatakan, pengukuhan tersebut bertujuan agar seluruh anggota dapat memahami seluruh tugas dan fungsi MUI. Sehingga, MUI harus sinergi dengan umaro (pemerintah).
"Umaro punya kekuasaan, ulama punya ilmu agama. Ketika dua-duanya sinergi dalam rangka membina umat Insyaallah kebaikan akan terwujud. Ketika ulama dan umaro tidak sinergi itu program ulama mesti ada dukungan dari pemerintah, kalau tidak ada dukungan berarti tidak sinergi." tuturnya kepada wartawan.
![]() |
| photo: Humas Setda Kabupaten Cianjur |
Selanjutnya ia menambahkan bahwa tujuan utama dari sinergitas itu ialah dalam rangka membina umat. Ia ingin masyarakat Cianjur dapat benar-benar melaksanakan ajaran Islam dengan sebaik mungkin.
"Sebetulnya, dalam rangka pembinaan umat yang utama. Bagaimana masyarakat Cianjur ini benar-benar melaksanakan ajarannya. Dia taat kepada ulama dan umaronya. Artinya sinergi ini yang perlu diharapkan," tuturnya.
Lebih jauh lagi ia menjelaskan, program-program MUI dinilai berat di tengah zaman yang serba canggih dan informasi yang serba cepat. Dengan demikian, ulama harus sinergi dengan pemerintah agar dapat menyaring berbagai hal.
"Kalau tidak ada ulama, tak ada yang menjelaskan benar atau tidak. Jadi perlu keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat Cianjur, itu yang kita harapkan. Tentunya Cianjur mendapatkan keberkahan," katanya.
Ia sepakat bahwa MUI dan pemerintah sama-sama memiliki tugas khusus untuk masyarakat. Berharap ada dukungan dari pemerintah dalam melaksanakan agendanya, umat Islam di Cianjur benar – benar dapat melaksanakan ajarannya dengan baik, diharapkan Cianjur mendapatkan keberkahan dari Allah SWT, dalam membangun bangsa dan negara diperlukannya sinergitas antara ulama dan umaro/pemerintah, MUI punya tugas khusus dan umaro juga sama mempunyai tugas khusus dibutuhkan kolaborasi antara ulama dan umaro/pemerintah demi kemaslahatan umat di Kabupaten Cianjur.
"Selebihnya, MUI dan pemerintah kolaborasi antara untuk kepentingan masyarakat Islam di Cianjur," tutupnya. (Humas Setda Cianjur | afs.cianjurtoday | myq)

